Minggu, 12 April 2015

Catatan Perenungan 3


Menjadi Mujaddid (Pembaharu)

"Di antara manusia hanya sedikit yang beriman,
Dan di antara yang beriman hanya sedikit yg beramal,
Dan di antara yg beramal hanya sedikit yang berdakwah,
Dan di antara yang berdakwah itu hanya sedikit yang sabar,
Dan di antara yang sabar itu hanya sedikit yang benar-benar sampai ke akhir perjalanan"
(Syaikh Hasan Al Banna rahimahullah)

          Kalimat-kalimat Sang Mujaddid di atas menjadi rambu-rambu sekaligus motivasi besar bagi kita, para Syabab (Pemuda) untuk bisa melanjutkan Dakwah ini, sebagaimana awal mula pendirian Ikhwanul Muslimin oleh beliau setelah Khilafah terakhir runtuh di Turki adalah untuk mengembalikan mahkota Ummat Islam. Maka dakwah ini harus terus berlanjut hingga akhir perjalanan. Maka dari segenggam Iman kita, terbesit kemauan untuk beramal, dari amalan-amalan itu kita menjadi kuat dan sanggup untuk berdakwah. Menebar kebaikan, mengajak pada yang Haq, menghimbau untuk menjauhi yang bathil. Lalu dari perjalanan dakwah itu, Allah menguji kita dengan masalah-masalah untuk mendewasakan kita sekaligus menguji kesabaran hati kita. Dan puncak dari ujian kesabaran itu adalah berhasilkah kita sampai ke akhir perjalanan ini? Yakni saat ajal di ujung tenggorokan. Wallahu a'lam. Semoga Allah memberi kita kekuatan untuk tetap berada pada jalan ini, jalan para Mujaddid !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar