Selasa, 31 Maret 2015

Homushikku



Raga pun menua, layaknya buah di ujung petang, pasti akan masak. 

Pun Cinta, sejauh apapun mengembara dia akan berlabuh, matang, dewasa.
Juga hati, berapa kali tersayat?
 berapa kali merana?
 berapa kali terluka?
di ujung rasa pasti akan bertaut.
Maka semoga Cintamu berlabuh di sandaran yang Allah Berkahi.
Maka semoga Hatimu bertaut pada Hati yang Allah karuniai CintaNya.
Maka semoga Allah membimbing mata, hati, jiwa kalian dalam bingkai sakinahNya.
Maka semoga Allah membimbing hati kalian melewati cobaanNya.
Lalu Allah bukakan jalanNya menuju pelaminan yg Abadi, Surga Firdaus.
Dimana tak ada lagu sendu, lalu tak perlu ada hati yg terluka atau cinta yg tak tersampaikan.

Minggu, 29 Maret 2015

17 Tahun: Sebuah Penegasan

Meleburkan diri
17 tahun: Sebuah Penegasan. Bahwa KAMMI akan terus mengabdi untuk negeri. Bahwa KAMMI tidak akan melewatkan satu kebijakan pun. Bahwa KAMMI akan tetap pasang mata, keraskan suara, menggoreskan pena, turun ke masyarakat, pasang telinga, bahkan pasang badan demi Indonesia. Rangkaian jejak ‪#‎KAMMIUntukIndonesia‬.
‪#‎KAMMI‬'sDay ‪#‎ReuniAkbar‬ #KAMMI ‪#‎SeSulsel‬

Sabtu, 21 Maret 2015

Edisi Berbagi

Penyuluhan Sikat Gigi

Rangkaian Milad KAMMI
               Berbagi. Satu kata dengan imbuhan Ber- . Singkat namun penuh makna. Dengan berbagi justeru akan memperkaya diri. Mantap betul agama ini mengatur semuanya. Ada paragraf bijaksana mengatakan bahwa jika ingin bahagia sejenak maka bermainlah sepuasnya. Jika ingin bahagia seharian maka memancinglah seharian. Namun jika ingin bahagia selamanya dan membuat orang ikut berbahagia maka berbagilah.
                Maka berbahagialah saat Allah memberi kesempatan berbagi. Karena saat senyum-senyum merekah dari wajah-wajah mereka, ada kebahagian tersendiri, yang sulit dijelaskan. Semacam vitamin untuk terus menebar senyum.
*Catatan perjalanan