![]() | |
| Edisi menggugat di atas awan |
Alam inilah kami. Kita sama-sama diciptakan oleh Dia. Namun engkau menjadi pelajaran berharga bagi kami. Darimu kami sadar akan kekerdilan kami, kehinaan kami, kelemahan kami. Sungguh, tak ada yang lebih elok dari parasmu. Awanmu yang putih teguh, gunungmu yang megah dan kokoh, bahkan saat kami melaklukkannya, ia berbalik menaklukkan kami atas rendahnya kami di hadapan TuhanMu. Lalu pepohonanmu yang rindang, hijau meneduhkan. Telaga dan sungaimu yang menampung airmu yang takkan habis. Engkau dan perangaimu yang bersahabat, seakan selalu bertunduk takzim memuji AsmaNya. Ya Allah indahnya.
Inilah kami yang tak tahu membalas budi baikmu.
Inilah kami yang selalu mengagumi keindahanmu, namun alpa dari mewujudkan cinta atasmu.
Alam inilah kami, yang diam-diam bermimpi menjadi sosokmu.
Alam inilah kami, yang nanti akan menyatu denganmu.
Dengan tanahmu yang subur.
Tunggulah kami.
Edisi Jelajah Lembah Ramma
Tafakur Alam



Tidak ada komentar:
Posting Komentar