Selasa, 06 September 2011

Ukhuwah itu Indah


Bahkan Nabi pun Iri Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa: Sesungguhnya di sekitar Arsy terdapat mimbar-mimbar dari cahaya, yang di antaranya terdapat suatu kaum yang menggunakan pakaian cahaya. Wajah mereka bercahaya dan mereka itu bukan Nabi, juga bukan pada syuhada. Akan tetapi para Nabi dan syuhada tertegun (merasa iri) kepada mereka sehingga mereka berkata, “wahai Rasulullah, tolong beritahu siapa gerangan mereka itu?” Siapakah mereka itu? Bahkan para Nabi dan syuhada pun iri dan tertegun menyaksikan kedudukan mereka di sisi Allah. Setiap orang beriman berkeinginan menjadi seperti itu juga. Lalau apa jawaban Rasulullah SAW atas pertanyaan di atas? Beliau menjawab, “Mereka adalah orang-orang yang saling menjalin cinta kasih karena Allah, dan saling bermajelis (duduk memikirkan sesuatu) karena Allah, dan saling mengunjungi karena Allah semata.”

Selasa, 02 Agustus 2011

Mengenang kepergian Cinta

Apa jadinya bocah ini saat kau tinggalkan?
Pernah, dulu, di sudut kolong rumah kita yang rapuh
Kududuk menangis sejadi-jadinya hanya karena engkau tinggal pergi
baru kutahu kini arti kepergianmu
untuk menemani mereka beragama dengan baik
mengajari mereka banyak hal
tentang keislaman

Kau tahu kini aku pun di jalan itu.
Tapi apa jadinya Aku tanpa tuntunanmu?
Bahkan saat ini hanya menangis teman terbaik
mengenang kepergianmu Cinta
teramat cepat untuk bocah sepertiku kehilangan induk
Ya Allah sampaikan air mata ini padanya.

Ibu, mama, Ummi,
baru kemarin saat engkau mengajariku berdagang
kuingat tempat es biruku, saat-saat menjual gorengan
kuingat saat engkau menggandeng tanganku ke pasar
mencari jajanan yang bisa diperjualkan
Ya Allah, sampai hari ini pun masih kuingat
saat engkau menentengku ke sana-ke mari
menghadiri majelis-majelis mengbahas Al-Quran
atau keramaian Aksi partai dakwah ini
Sangat cepat engkau pergi Cinta
Allah layak memberimu tempat nyaman di JannahNya
Tak pernah sirna dari ingatan senyum tulusmu Cinta.
Sang pemberi kasih sayang tak terbatas.



Rabu, 20 Juli 2011

Lelaki dengan satu miliyar mimpi



Sebab mimpi digratiskan maka bermimpilah setinggi dan sebanyak mungkin. Pandanglah jauh-jauh dari tempatmu berdiri Muin.
Lalu dengan kekuatan dariNya buatlah nyata semuanya tanpa terkecuali. Tak ada yang mustahil. Mulailah.

Selasa, 05 Oktober 2010

Tiga Rasa

             

  Di saat orang-orang  dengan bangga mempersembahkan cinta tulus kepada ibunya, aku masih tetap tertegun, meragu, apakah ucapan ini akan sampai kepadanya ?
 Ah, tidak mungkin . .

Karena sekarang ia telah berbahagia di surga. Tak sempat lagi menyaksikanku.
 Aku pun tak sempat menyaksikan wajahnya, aku hanya memikirkan kalimat menyakitkan dari kakakku.
“semua itu karenamu, karenamu, karenamu ibu pergi meninggalkanku”
Mungkin memang benar, semua adalah salahku,ya . . salahku dapat terlahir kedunia .
Untukku ibu mengabaikan nasehat dokter untuk mengaborsiku.
Ibu ingin aku dapat menyaksikan dunia ini,
 ibu ingin aku mendapat kesempatan bernafas, melihat dunia dan berbahagia di dalamnya.
Ah, bodoh sekali dia.
Tidak tahukah dia bahwa aku sama sekali tidak bahagia atas tindakannya ?
Makhluk seperti apa dia yang rela mengorbankan nyawanya demi aku ?
Aku pun makhluk seperti apa yang dapat diperjuangkan seperti ini ?
Aku masih saja penasaran akan sosoknya,
seberapa kuatkah dia ?, seberapa hebatkah dia ?, aku ingin melihat senyumnya, maniskah dia ?, aku ingin dipeluknya, hangatkah?, aku ingin ditimangnya, dimanjanya, dikecupnya. Ya Allah . . Engkau tahu aku mencintainya, aku menyayanginya, sampaikan rasa cinta ini padanya, sampaikan pula kejengkelanku padanya, sampaikan pula maafku padanya . Aku hanya ragu dapat bertemu lagi dengannya di surga dengan tiga perasaan ini, cinta, marah, dan menyesal .



Jumat, 16 Juli 2010

Kaishi: Permulaan

Semua bermula dari rindu yang menguap. Cinta yang tak tersampaikan. Serta banyak hal yang aneh yang baru terasa aneh. Mungkin lusa, semua akan jelas dari sini. Dari blog kusam ini.